Setelah membuat fans cemas karena cedera ringan menjelang duel vs Hamburg,
Lionel Messi akhirnya menjalani partai perdananya bersama Barcelona; partai yang sangat spesial karena King Leo menjadi kapten sekaligus menciptakan hattrick dalam kemenangan
Barcelona vs Raja Cassablanca 8-0.
Ada banyak cara memulai sebuah musim. Dan Lionel Messi, memilih cara yang luar biasa. Pemain berusia 25 tahun didapuk sebagai kapten tim yang melawat ke Maroko. King Leo mendapatkan kehormatan itu dibandingkan si gaek Jose Manuel Pinto atau gelandang bertahan serba bisa Javier Mascherano.
Mengulang kejadian musim lalu, kita bisa memastikan bahwa pada musim 2012-2013 King Leo akan menjadi kapten kelima
El Barca. Setelah Carles Puyol, Xavi Hernandez, Victor Valdes, dan Andres Iniesta.
Jika kita jeli melihat, kelima kapten ini adalah produk La Masia yang tak terputus. Puyol sang kapen utama berusia 34 tahun, disusul Xavi yang 32 tahun. Selanjutnya berturut-turut ada Valdes (30 tahun), Iniesta (28 tahun), dan terakhir Messi (25 tahun).
Selain menandai penampulan perdananya sebagai kapten, tak kalah penting
King Leo juga menciptakan pembuktian seberapa digdayanya dirinya. Messi menciptakan hattrick dalam 45 menit pertama pertandingan. Bahkan rentang waktu tiga golnya hanya berjarak kurang dari 15 menit. Dimulai pada menit 34, lalu hadir lagi di menit 37 dan 45.
Artinya, Messi tidak ditempatkan pada posisi ‘berbeda’ oleh Tito Vilanova. Ia tetap dijadikan sebagai target utama pencetak gol dalam skema penyerang palsu khas 4-3-3. Pagi ini, King Leo ditopang oleh si liat Alexis Sanchez dan si lincah Ibrahim Afellay.
Tiga gol King Leo di pertandingan ini —terlepas dari lawan yang kurang sepadan dengan
Barcelona— juga menjadi semacam penanda bagi para penyerang terbaik dunia yang berlaga di Eropa. Mulai dari Cristiano Ronaldo, Robin Van Persie, hingga Mario Gomez harus bersiap andai untuk kesekian kalinya kedahsyatan mereka mencetak gol, sedikit diminorkan oleh Lionel Messi.
0 komentar:
Posting Komentar